Xhaka Tak Berniat Meninggalkan Arsenal

Pemain tengah milik Arsenal Granit Xhaka menyatakan bahwa dirinya sama sekali tak punya keinginan untuk angkat kaki dari dari Emirates Stadium lantaran dirinya merasa kerasan di London Barat.

Pemain internasional Swiss tersebut telah memegang peranan penting dalam skuat Tim Gudang Peluru sejak 2016 silam. Selama tiga tahun, dirinya telah menjalani 10 pertandingan.

Dia juga sealu dapat kepercayaan tampil secara reguler, baik ketika dilatih oleh Arsene Wenger ataupun Unai Emery. Namun muncul kekhawatiran dari pihak klub soal sikap mantan pemain Basel ini.

Alasannya dia dengan sangat mudah mendapat kartu ketika bermain. Apabila hal tersebut berlanjut bisa jadi akan membuat mereka rugi.

Karena itu lah muncul berita jika Tim Meriam London siap menjual Xhaka. Ditambah lagi ada Inter Milan yang diklaim menginginkan tanda tangannya.

Pemain kelahiran 26 tahun lalu tersebut sebelumya telah memperpanjang kontrak bersama Arsenal yang ditandatangani pada Juni tahun lalu.

Baca Juga:  Cedera, Alexis Sanchez Dapat Perkuat Chile Kontra Argentina

Dengan begitu dia menambah durasi kontraknya sampai tahun 2023 mendatang di Arsenal. Sang gelandangmenegaskan bila dirinya merasa nyaman di Arsenal dan punya niatan sedikitpun untuk pergi.

Ketika mendapat pertanyaan apakah dia ingin berganti klub di jendela transfer saat ini, ia berkata: “Saya sama sekali tak tahu tentang itu,” tegasnya.

“Saya masih memiliki kerja sama dengan klub empat tahun ke depan, saya baru tanda tangan tahun lalu. Saya merasa gembira, begitu juga keluarga. Hal itu faktor yang paling penting.”

Xhaka juga mendapat pertanayakan apakah dia akan mau jika dipercaya sebagai kapten jika terus bertahan di Arsenal. “Sudah tentu saja akan menerima hal itu,” jawabnya.

Sebelum ini Xhaka sejatinya sempat mengirimkan indikasi kuat bila dia bisa pergi musim panasnanti. Dia mengaku siap untuk mencoba tantangan baru dalam karirnya.

Baca Juga:  Bersama Arsenal, Sead Kolasinac : Ini Bukan Keputusan yang Mudah

Alasannya dia memiliki ambisi besar, sedangkan The Gunners justru sulit untuk bersaing di zona empat besar Premier League.

“Saya merupakan seorang yang punya ambisi besar, saya mau melangkah lebih jauh, Arsenal tidak harus menjadi perhentian terakhir,” kata Xhaka kepada Tagblatt.