Tata Martino Pilih Pergi Dari Barca

Gerardo ‘Tata’ Martino cuma bertahan satu musim menjadi menajer Barcelona. Diakui oleh pelatih Argentina itu bahwa masanya di Catalan sepenuhnya gagal.

Martino diangkat menjadi manajer El Barca pada musim panas 2013, menjadi pengganti [mendiang] Tito Vilanova, yang mengundurkan diri. Walaupun telah menandatangani kontrak selama dua tahun, Martino memutuskan pergi dari Camp Nou di akhir musim usai gagal membawa Lionel Messi menorehkan prestasi.

Yang berhasil dipersembahkan Martino selama di Barca cuma Piala Super Spanyol yang diperoleh setelah menundukkan Atletico Madrid dengan agregat 1-0. Di level domestik, Barca finis kedua di bawah Atletico dalam kompetisi La Liga dan kalah di final Copa del Rey dari sang rival besar Real Madrid 1-2.

Barca juga tersingkir lebih awal di Liga Champions. Los Cules disingkirkan Atletico usai kalah dengan agregat 1-2 di babak perempatfinal.

Baca Juga:  Alexandre Lacazette Dilepas Dengan Harga ini

“Musim saya di Barca merupakan sebuah kegagalan sepenuhnya. Biasanya kegagalan memiliki arti tidak menang. Menurut saya mengenai hal itu berbeda,” kata Martino.

“Jika Barca menampilkan gaya mereka sendiri namun tidak memenangkan titel juara, maka hal itu tidak disebut sebagai kegagalan. Namun kami tidak menang dan kami juga tidak tampil oke.”

Diakui oleh Martino bahwa Barca sangat terpukul dengan meninggalnya Vilanova yang memberi pengaruh dalam penampilan mereka di atas lapangan.

“Kami amat menderita dari beberapa perkara di luar olahraga yang seluruhnya datang di waktu yang bersamaan,” kata Martino.