Selain Donor Darah, Cristiano Ronaldo Lakukan Donor Plasma, Ini Penjelasannya

Pada media sosialnya, pesepakbola Terbaik Dunia 2017, Cristiano Ronaldo, memperlihatkan sebuah foto mengenai donor plasma. Dia memegang kantong donor dengan isi cairan kuning pucat. Ternyata,Ronaldo tengah melakukan donor plasma.

Banyak pihak mempertanyakan apa sebenarnya donor plasma? Apakah itu berbeda dengan donor darah?

Plasma merupakan bagian dari darah. Darah memiliki sel darah merah, darah putih, platelet atau keping darah serta plasma yang adalah cairan darah. Fungsi dari plasma untuk melindungi tekanan darah serta memiliki kandungan penting seperti mineral, antibodi, dan juga nutrisi.

” Terdapat sekitar 55 persen darah pada plasma. Walau darah berwarna merah, plasma mempunyai warna kuning pucat, ” ucapnya.

Donor plasma sangat penting untuk beberapa penyakit, banyak pasien yang ternyata tidak membutuhkan semua susunan dalam darah, tapi ada yang hanya plasmanya saja. Pasien hemofilia, kanker, dan beberapa penyakit autoimun menjadi penerima donor jenis ini.

Baca Juga:  Ronaldo Gagal Bertemu Dengan Benfica

Pada prosesnya, donor jenis ini tak beda dengan donor darah biasa. Calon pemberi donor harus berumur sekitar 18 tahun ke atas serta bebas dari penyakit seperti HIV dan hepatitis.

Darah dari tubuh pendonor akan disedot memakai mesin. Dari situ, darah diolah dan dapat dipisahkan antara plasma dan komponen yang lain. Plasma yang keluar akan dimasukkan pada kantong, untuk sel darah merah, sel darah putih dan lainnya akan kembali ke tubuh si pendonor.

“Pada prosesnya bekerja dengan cepat dan memakan waktu selama satu jam sampai satu setengah jam,”

Cristiano Ronaldo merupakan salah satu pesepakbola yang cukup rutin melakukan donor darah dan donor plasma. Dalam sosial medianya, dirinya mengajak para followers dan penggemarnya untuk ikut serta dalam donor jenis ini, karena tindakan itu dapat membantu menyembuhkan banyak pasien yang membutuhkan.

Baca Juga:  Wenger: Kritik Dan Tekanan Berimbas Buruk Untuk Performa Ozil