Sarri Bertengkar Dengan Mancini

Maurizio Sarri

Manajer Napoli, Maurizio Sarri menanggapi tuduhan dari manajer Milan, Roberto Mancini dengan santai. Diakui Sarri bahwa dirinya sudah meminta maaf pada Mancini juga minta maaf pada pihak-pihak yang tersinggung.

Seperti yang diketahui, Sarri dan Mancini terlibat percekcokan di pinggir lapangan pada menit-menit akhir ketika Inter menang 2-0 lawam Napoli pada babak perempatfinal Coppa Italia, yang dilaksanakan di San Paolo.

Pertengkaran itu bermula usai ofisial keempat keliru menentukan waktu tambahan sembilan menit, sebelum pada akhirnya berbubah pikiran dan memberikan lima menit tambahan waktu. Mancini menentang sebelum bertengkar dengan Sarri.

Manajer yang pernah membesut Lazio dan Manchester City itu lalu diusir dari lapangan sampai tidak melihat terjadinya gol kedua Inter yang diciptakan Adem Ljajic. Setelah laga, Mancini menuduh Sarri berkata-kata ‘rasis’ terhadapnya.

Sarri mengatakan bahwa hal-hal seperti ribut ini terjadi di atas lapangan. Dirinya diajari bahwa sekalinya wasit telah meniup peluit akhir Anda berjabat tangan dan semuanya selesai disana.

Menurutnya, ketika dalam keadaan sangat tertekan banyak hal yang bisa terjadi, namun dirinya mengaku sudah minta maaf di ruang ganti dan seharusnya hal itu berakhir disana sebab pertengkaran memang tidak jarang terjadi di dalam laga ini.

Dilanjutkan Sarri bahwa kini orang-orang menyebutnya homophobia dan berbagai macam istilah buruk lainnya. Dia mengaku bahwa dirinya memiliki beberapa teman gay, jadi apakah salah jika dia homophobia.

Dikatakan Sarri bahwa dirinya telah minta maaf pada Mancini, namun dirinya sendiri bahkan tidak mengingat istilah yang sudah dia gunakan. Dilanjutkannya, disini dirinya tak mendiskriminasikan siapapun. Jika dirinya memang telah menggunakan kata-kata itu maka dia menyatakan permintaan maaf kepada komunitas gay.