Raymond Verheijen Kritik Metode Conte dan Klopp

Cara pelatihan Juergen Klopp dan Antonio Conte dikritik. Mereka memperoleh komentar atas latihan Liverpool dan Chelsea di pramusim yang dianggap terlau berat.

Liverpool dan Chelsea sekarang tengah melakoni latihan untuk menyambut musim 2016-17. Kedua klub tersebut segera menggeber latihan di hari pertama latihan.

Pelatihan berat yang amat cepat yang diberikan Liverpool dan Chelsea tersebut dikatakan bakal merugikan klub ketika tengah musim. Stamina maksimal pemain dapat diperoleh melalui latihan yang bertahap.

Manajer berkebangsaan Belanda yakni Raymond Verheijen, yang mengutarakan kritik bagi Klopp dan Conte. Verheijen adalah staf pelatih Guus Hiddink ketika mengurus Korea Selatan dan Rusia.

“Selama beberapa minggu terakhir, media mengatakan bagaimana pintarnya manajer seperti Conte dan Klopp membuat ‘terlalu banyak terlalu cepat’ dengan pelatihan ganda dan tiga kali ketika pramusim,” ucap Verheijen di akun Twitter pribadinya, @raymondverheije.

“Manajer merusak pemain dengan melakukan latihan terlalu banyak terlalu cepat. Ketika pramusim dapat dilakukan pembagian menjadi tiga bagian. Bagian kelelahan, bagian cedera, dan bagian krisis cedera.”

“Sebagian besar tim telah menyelesaikan bagian pertama dan akan memulai bagian kedua, yang mana sejumlah pemain pertama bakal memperoleh cedera.”

“Selama dua minggu tim pertama bakal memasuki ‘bagian krisis cedera’. Tak sabar menanti para manajer tersebut menyalahkan faktor eksternal,” katanya.