Pertemuan Milan Dan Inter Di San Siro

AC Milan vs Inter

Dalam derby akhir pekan ini, kondisi AC Milan dan Inter tidak begitu bagus. Jika diperjelas yakni mengenai lini depan kedua tim yang masih belum memuaskan.

Milan dan Inter dijadwalkan bertemu di San Siro, Senin (1/2/2016) dinihari WIB. Ini menjadi pertempuran antara dua tim dengan produktivitas paling rendah di antara tim-tim penghuni enam besar lainnya.

Hingga giornata 21 lalu, Milan yang menduduki posisi enam sudah menorehkan 29 gol sementara Inter yang berada di posisi empat mengoleksi 26 gol. Hal ini jauh jika dibandingkan dengan Napoli (45 gol), Juventus (38), Fiorentina (39), dan AS Roma (37). Gonzalo Higuain, topskorer sementara milik Napoli yang justru mengoleksi 21 gol seorang diri.

Dalam tim Inter yang memiliki perolehan poin sama dengan Fiorentina, Icardi menjadi topskorer dengan 8 gol, selanjutnya Stevan Jovetic (4 gol), dan Adem Ljajic, Ivan Perisic, dan Marcelo Brozovic (2 gol).

Allenatore Inter Roberto Mancini sebelumnya telah menyatakan rasa tidak puasnya akan lini depan Nerazzurri usai ditahan seri 1-1 oleh Carpi. Ia mengatakan bahwa dalam usianya yang ke-50, dirinya tidak akan melewatkan kesempatan mudah seperti yang dilakukan Icardi di pertandingan itu.

Baca Juga:  Tinggal Hitungan Jam, Gelandang Barcelona Ini Remi Milik Inter Milan

Setelah timnya dikalahkan Juventus 0-3 di Coppa Italia pada tengah pekan, Mancini mengatakan bahwa ini merupakan masa-masa paling sulit bagi mereka di musim sejauh ini, namun semua tim melewati masa seperti ini.

Sambil menambahkan optimismenya mendata penyerang Sampdoria Eder, dia mengatakan mereka hanya harus tetap tenang dan bekerja, hanya bagitu mereka bisa kembali ke jalur positif. Jika Sampdoria Eder bisa bergabung dengan timnya maka diyakininya Eder bisa memberikan bantuan besar bagi mereka di liga.

Sedangkan Milan masih saja terganggu dengan cedera Jeremy Menez yang belum tampil, dan Mario Balotelli yang sempat mengalami masalah kunci paha.

Ketika menghadapi tim level tiga kompetis Italia, Alessandria, di Coppa Italia, Balotelli mencetak gol tunggal kemenangan Rossoneri. Namun Sinisa Mihajlovic, manajer Milan berpendapat bahwa Batolelli belum siap untuk dimainkan dalam derby pada akhir pekan.

Baca Juga:  Akan Pindah Klub, Ivan Perisic tetap Ambil Bagian di Tur Pramusim Inter

Sejauh ini, Carlos Bacca merupakan pemain tersubur Milan dengan 10 gol, selanjutnya Giacomo Bonaventura dengan 5 gol. Sementara Luiz Adriano, yang baru saja gagal pindah ke klub China, mencatatkan 3 gol dan M’Bey Niang mencetak dua gol.

Mihajlovic mengatakan mereka membuat banyak peluan namun tidak menciptakan cukup gol. Sebuah kemenangan dalam derby akan menjadi motivasi di papan klasemen dan juga secara mental.

Ditegaskannya bahwa mereka memiliki kemampuan mengalahkan lawan dan mereka akan mempersiapkan diri dengan baik di partai nanti. Saat mereka memiliki peluang menciptakan gol, mereka harus memanfaatkan peluang itu, jika tidak mereka akan menyulitkan diri sendiri untuk menang.

Sejak pergantian tahun di seluruh ajang:
Hasil Milan: 3 menang, 2 seri, 1 kalah. Membuat 8 gol dan kebobolan 5 gol.
Hasil Inter: 2 menang, 2 seri, 2 kalah. Membuat 5 gol dan kebobolan 6 gol.

Di lima laga terakhir Serie A:
Milan: 2 menang, 2 seri, 1 kalah
Inter: 1 menang, 2 seri, 2 kalah