Lakukan Diving, Pemain Everton Ini Mendapat Sanksi Larangan Dua Laga

Pemain Everton yakni Oumar Niasse mendapat sanksi dengan larangan bermain dalam dua laga mendatang. Niasse dinilai sudah melakukan diving dalam laga kontra Crystal Palace beberapa waktu yang lalu.

Everton tampil dengan hasil seri 2-2 dengan Crystal Palace dalam laga Premier League yang dilaksanakan di Selhurst Park, pada Sabtu (18/11/2017) yang lalu. Dalam laga itu, gol awal The Toffes yang dimulai dari penalti Leighton Baines pada menit keenam.

Penalti tersebut diberikan setelah Niasse yang berupaya masuk ke wilayah penalti dihadang oleh Scott Dann dan jatuh. Wasit Anthony Taylor menilai jika hal tersbeut merupakan sebuah pelanggaran walau kontak dari dua pemain tersebut tidak begitu parah.

Walau demikian, FA merasa jika Niasse sudah melakukan diving atau menjatuhkan dirinya dalam peristiwa itu. Pihak FA lalu memberikan sanksi pada pemain dengan menilai jika penyerang dari Senegal tersebut sudah melakukan penipuan ofisial laga.

Everton lalu berupaya mengajukan banding atas sangkaan tersebut, namun pihak FA tetap menolaknya. Niasse pun akhirnya mendapat sanksi larangan dua kali bermain. Dia akan menepi dalam laga kontra Southampton pada tanggal 26/11 serta West Ham United, di tanggal 29/11.

Demi mencegah adanya diving, Premier League memasukkan aturan baru di musim ini. Para pelaku diving kemungkinan memang akan membpohongi para wasit di lapangan, namun sikap mereka akan diawasi oleh tim panel independen yang terdiri dari tiga orang.

Jika terbukti pemain dengan tindakan diving, pemain tersebut akan segera mendapat sanksi tegas yang berujung pada larangan bermain. Oumar Niasse menjadi pemain Premier League pertama yang mendapat sanksi akan tindakan ini melalui aturan baru yang sudah diterapkan musim ini.

Add Comment