Kekhawatiran Juventus Terhadap Pelatih Baru AS Roma

Juve

Kandang Juventus akan dikunjungi oleh AS Roma bersama dengan Luciano Spalletti, pelatih baru AS Roma. Bagaimana permainan AS Roma ditangan Luciano Spalletti, apakah berhasil dengan memperoleh kemenangan ?

Pada dua pekan lalu Rudi Garcia dipecat karena membuat performance AS Roma menurut dan menganggkat Luciano Spalletti sebagai pelatih baru AS Roma. Ini adalah periode kedua untuk Luciano Spalletti di Roma, periode pertama Luciano Spalletti di Roma pada tahun 2005-2009.

Tugas berat menanti Luciano Spalletti karena pada pertandingan perdananya melawan Hellas Verona harus mendapati hasil yang imbang. Pada hari Senin (25/01/206) dinihari WIB di Juventus Stadium Giornata ke-21 Serie A, Spalletti harus mengarahkan Daniele De Rossi dan timnya.

Tugas berat Spalletti tidak hanya dikarenakan performance Roma yang buruk di Juventus Stadium, tetapi juga AS Roma harus menelan kekalahan dari empat laga terakhir. Tidak hanya itu juga Spalletti pun harus melawan Bianconeri yang tidak mempunyai sejarah yang cukup bagus.

Di Liga, Spalletti sebagai pelatih sudah pernah memimpin 18 kali untuk melawan Juventus. Tetapi hasilnya kurang begitu memuaskan, Spalletti mempunyai rekaman kekalahan sebanyak 15 kali dan hanya mendapatkan tiga poin dari pertandingan yang imbang.

Baca Juga:  Kemenangan Atas Sassuolo Berarti Penting Buat Juve

Pada Januari 2006, Spalletti pernah sekali memperoleh kemenangan atas Juventus pada saat di Coppa Italia. Roma memenangkan pertandingan dengan hasil 3-2 dari Juventus. Meskipun Spalletti belum pernah menjatuhkan Juventus di Serie A, setidaknya beliau pernah memenangkannya di Coppa Italia.

Opta sudah merangkup data dan fakta pertandingan antara Juventus dengan Roma sebagai berikut :

– Roma kalah empat laga terakhir melawan Juventus, dan Juventus selalu mencetak paling sedikit satu gol.

– 12 laga kandang terakhir melawan Giallarossi, Bianconeri selalu menghasilkan gol, untuk saat ini total gol Bianconeri sebanyak 26 gol.

– Sejak Januari 2015, 10 kemenangan beruntun Juventus merupakan laju terbaik mereka pada Serie A.

– 6 laga terakhir Serie A, Roma tidak kalah, tapi Roma sudah imbang lima kali pada periode ini.

– Sejak Oktober di Serie A, Giallorossi belum pernah menang dalam pertandingan, dan mereka pun selalu kebobolan satu gol pada tujuh pertandingan dari delapan pertandingan terakhir.

Baca Juga:  Sevilla Masih Membidik Pesepak Bola Inter Milan

– Pada Serie A Inter kebobolan lebih sedikit dibandingkan dengan Juventus.

– Pada Serie A musim ini, Roma kebobolan dua gol dalam 30 menit pertama dalam pertandingan.

– Di lima laga top Eropa, Jiventus menghadapi lebih banyak tembakan ke gawang dibandingkan dengan Bayern Munich.

– Luciano Spalletti tidak pernah menang melawan Bianconeri di liga dan mempunyai sejarah yang kurang bagus melawan Juventus, yaitu 15 kali kekalahan dari 18 pertandingan melawan Juventus.

– Paulo Dybala mencetak gol pada dua pertandingan terakhir melawan Roma di Serie A. Total gol yang dia cetak sebanyak lima gol adalam enam pertandingan terakhir, yang membuatnya menjadi empat assits pada periode tersebut.

– Edin Dzeko melakukan satu-satunya gol yang masuk diluar titik pinalti melawan Juventus pada musim ini.