Jalani Debut, Ibrahimovic Belum Bisa Bawa Milan Menang

Liga ItaliaZlatan Ibrahimovic menjalani debutnya bersama AC Milan dalam giornatta ke-18 Liga Italia Serie A melawan Sampdoria, pada hari Senin (6 Januari 2020) dini hari WIB di San Siro.

Akan tetapi, Zlatan Ibrahimovic yang kembali datang ke San Siro pada bursa transfer musim dingin bulan Januari 2020 ini belum berhasil membantu AC Milan mengentaskan masalahnya di sektor penyerangan.

Bermain sekitar 35 menit setelah dimasukkan oleh Stefano Pioli sebagai pengganti Krzysztof Piatek, Ibrahimovic hanya membuat 1 upaya ke gawang lawan, dimana upaya tersebut tidak menemui sasaran.

Il Diavollo Rosso mengakhiri pertandingan dengan gagal menang, ditahan 0-0 oleh Sampdoria. Hasil tersebut semakin memperlihatkan bahwa di Liga Italia musim ini AC Milan punya masalah serius dalam urusan produksi gol.

AC Milan baru mencetak 16 gol dalam 18 pertandingan (rata-rata 0,89 gol dalam setiap pertandingan). Jumlah 16 gol adalah terburuk ke-4 di Liga Italia 2019-2020. Tim raksasa asal kota mode ini hanya lebih bagus dari Udinese dan Sampdoria (14 gol) serta SPAL (12 gol).

Baca Juga:  Liga Champions Bukan Penentu Masa Depan Zlatan Ibrahimovic Di MU

Terakhir kali AC Milan punya rata-rata kurang dari 1 gol dalam setiap pertandingan adalah pada 1985-1986 (26 gol dalam 30 pertandingan, rata-rata 0,86). AC Milan total sudah membuat 268 tembakan di Liga Italia musim ini.

Berarti AC Milan setidaknya perlu mencetak 16-17 percobaan untuk mencetak 1 gol. Sebagai perbandingan, Inter Milan yang menempati puncak klasemen Liga Italia Serie A hanya perlu 7-8 tembakan untuk mencetak 1 gol.

Persentase tembakan AC Milan yang bisa menjadi gol hanya sebesar 5,9%. Bagaimana dengan catatan yang dibukukan oleh sang rival sekota, Inter Milan? La Beneamata punya angka 13%.