Hengkang Dari Guangzhou Evergrande, Luiz Felipe Scolari Pilih Kembali ke Eropa

Tiga musim bersama klub China, mantan pelatih Chelsea yakni Luiz Felipe Scolari akan berhenti dari Guangzhou Evergrande dan ingin melanjutkan karir di sepakbola Eropa.

Mundur dari Guangzhou Evergrande diungkapkan Luiz Felipe Scolari, pada Kamis (19/10) waktu setempat. Padahal, pelatih 68 tahun itu masih memiliki kontrak sampai November nanti, tapi, dia tak ingin memperbarui kontraknya bersama klub China itu. Di sisi lain, pihak manajemen klub masih ingin dirinya melatih tim, minimal hingga akhir tahun mendatang.

Scolari sudah mendapatkan banyak prestasi dengan dua gelar Liga China, satu Piala China, dua Piala Super dan juara Liga Champions Asia, sejak menjadi pelatih klub di 2015 silam. Saat ini, klub itu hanya bermain di satu laga tandang demi melengkapi gelar juara liga untuk ketiga kalinya.

Mantan manjer Timnas Portugal itu merasa sudah waktunya pulang ke Brasil. Tapi, ia juga ingin merasakan bermain di Eropa atau Asia, atau sebuah tim yang akan melaju ke Piala Dunia 2018 nanti. Dia ingin menambah pengalamannya menjadi pelatih dan menyudahinya di negara asalnya nanti.

Selama menjalani karir sebagai pelatih, dia sudah merasakan banyak pengalaman panjang dan penuh warna, termasuk kala Scolari menjadi pelatih timnas negaranya, Brasil, dan meraih juara di Piala Dunia 2002 yang lalu.

Walau begitu, ketika dia menjadi pelatih Chelsea di Juli 2008 yang lalu, Luiz Felipe Scolari diberhentikan dari posisinya yang baru tujuh bulan dia jabat. Hal ini dikarenakan dirinya tak berhasil membawa tim bermain dengan baik di Stamford Bridge.

Untuk itu, Scolari ingin kembali merasakan keberhasilan menjadi pelatih di Eropa atau negaranya sendiri. Namun begitu, dirinya akan tetap melihat peluang yang datang di musim mendatang.