Hart: Semua Kesalahan Harus di Bagi Rata

Penjaga gawang Inggris Joe Hart sangat tahu seberapa beratnya tugas yang menunggu pelatih baru The Three Lions untuk menempati kursi yang tadinya diduduki oleh Roy Hodgson.

Usai empat tahun menjadi pelatih Inggris, Hodgson memutuskan untuk mengundurkan dirinya usai ‘Tiga Singa’ kalah 1-2 dari Islandia di babak 16 besar Piala Eropa 2016 dan mesti bersiap pulang.

Hart, yang menjaga gawang Inggris sepanjang kompetisi, mengatakan ada pekerjaan besar menunggu penerus Hodgson. “Usai ini sudah pasti berat. Tanpa itu saja tugas untuk melatih timnas Inggris ini saja sudah cukup sulit,” ucap Hart.

Sekarang ini salah satu nama yang ada dan dijadikan salah satu calon pelatih baru Inggris yaitu Gareth Southgate, manajer timnas Inggris U-21. Namun Hart memperingatkan bahwa untuk sementara waktu para penggawa mesti lebih dulu keluar dari rasa kekecewaan.

“Saya percaya siapa pun yang hingga akhirnya nanti memperoleh tugas itu memang pantas atas hal itu,” kata Hart.

“Namun kita hidup di era kini dan mesti mengatasi apa yang terjadi sekarang ini–kami mesti menatapnya sebagai satu kesatuan, pemain dan para manajer, dan menghadapinya sebaik mungkin. Dan melangkah ke depan,” tambahnya.

Hart tak ingin mengatakan bahwa para penggawa Inggris telah mengecewakan Hodgson. Akan tetapi, dirinya merasa bahwa semua kesalahan mesti dibagi sama rata di antara para penggawa dalam tim.

“Seperti yang telah saya ucapkan, kami sukses dan gagal sebagai satu kelompok. Kami mesti merasa senang bekerja di bawah bimbingan Roy. Sudah pasti tidak ada dari kami yang mau menjadi penyebab kepergiannya. Ini keadaan sulit,” kata Hart.