Bukan Hanya Ke Liga Champions, Milan Juga Melirik Scudetto

AC Milan

Dari permainan yang dianggap mulai stabil, AC Milan masih optimis dapat menjadi juara Serie A pada akhir musim ini. Walaupun mereka tertinggal 12 poin dari puncak klasemen dan liga masih tersisa 18 laga lagi.

Berhasil memasuki Liga Champions menjadi target terkecil yang dipasang Milan pada musim panas lalu. Hal itu dinilai realistis karena manajemen klub telah menggelontorkan uang dalam jumlah besar guna membeli banyak pemain.

Usai melewati 20 laga, Milan berada di posisi ke-6 klasemen dengan perolehan 32 poin. Mereka terpaut delapan angka dari Inter Milan yang merupakan klub terakhir di zona Liga Champions, sedangkan dengan Napoli yang berada di posisi teratas terpaut sebanyak 12 poin.

Permainan Riccardo Montolivo dan timnya sebenarnya belum cukup bagus sebab mereka sempat ditahan imbang tim lemah seperti Carpi dan Verona. Walau demikian, Milan juga hanya dua kali mengalami kekalahan dari 13 laga terakhir.

Baca Juga:  Gonzalo Higuain Merapat Ke AS Roma

Manajer Sinisa Mihajlovic mengatakan bahwa persaingannya masih terbuka. Maka dari itu mereka bermain seperti melawan Fiorentina (menang 2-0) mereka memiliki peluang yang bagus. Dirinya mengaku menantikan kelanjutan dari tim asuhannya. Dirinya yakin mereka memiliki karakter yang tepat dan dia melihatnya setelah pertandingan melawan Fiorentina.

Dilanjutkannya bahwa semuanya tergantung mereka. Mereka bisa berhasil apabila mereka menunjukkan karakternya. Mereka harus memperlihatkan bersama-sama hal positif guna menjaga konsisitensi atas hasil yang telah mereka peroleh.

Pada akhir pekan ini Milan dapat melanjutkan perjalanannya ke puncak klasemen ketika bertandang ke Empoli. Dalam 11 pertemuan terakhir dengan Empoli, Milan hanya mengalami satu kekalahannya saja.

Dikatakan Mihajlovic bahwa timnya telah berkembang. Dengan penuh hormat pada 4 tahun belakangan, usai 20 laga hasil yang mereka dapatkan sekarang lebih banyak daripada periode sebelumnya. Namun kenyataan bahwa mereka sebenarnya dapat mendapatkan lebih banyak poin membuatnya marah.