Alvaro Morata Hengkang, Masa Depan Benzema Kian Tak Jelas di Real Madrid

Penyerang Real Madrid, yakni Karim Benzema saat ini mendapat masalah untuk karirnya di klub tersebut. Presiden Los Blancos yakni Florentino Perez disebut-sebut tidak menerima pembahasan mengenai kontrak baru pemain dari Prancis itu.

Karim Benzema sejatinya sudah menjadi pemain Real Madrid sejak tahun 2009 silam, saat ini dirinya masih memiliki kontrak sampai 30 Juni 2019 mendatang. Awalnya, terdapat rencana untuk memperbaharui kontraknya dalam durasi dua tahun yang akan menjadikan pemain ini tetap memperkuat tim di Santiago Bernabeu sampai Juni 2021.

Tapi, Florentino Perez sepertinya tidak ingin melakukan pembicaraan terkait bahasan kontrak baru Benzema tersebut. Media setempat mengungkapkan jika Perez tidak senang dengan keinginan Benzema yang ingin mendapatkan gaji yang tinggi, atau setara dengan gaji yang diperoleh oleh kapten tim, Sergio Ramos.

Disebutkan juga jika Perez lebih ingin melepas pemain ini daripada memberikan kontrak baru Benzema disahkan musim ini, walau keinginannya tersebut pasti akan ditentang oleh sang pelatih, Zinedine Zidane yang begitu menjadikan Benzema sebagai pemain andalannya.

Diberitakan jika Perez saat ini sedang memiliki hubungan tak harmonis dengan Zidane sehubungan dengan karir Benzema, namun, kubu Perez lebih kuat dengan mendapat dukungan dari dewan direksi Real Madrid.

Belakangan ini diketahui jika sebagian besar direksi Madrid menyudutkan Zinedine Zidane atas hengkangnya Alvaro Morata ke Chelsea. Mereka menilai jika Morata pindah karena sang pelatih ini selalu menjadikan Benzema lebih utama di lini serang, daripada pemain dari Spanyol tersebut.

Selain itu, akhir-akhir ini, Benzema juga mendapat banyak masalah dengan fans Madrid karena penampilannya yang begitu turun.

Selama delapan musim menjadi pemain Madrid, Benzema sudah mencatatkan 182 gol dan 103 assist dari 368 laga. Di musim lalu, Karim Benzema juga berperan pada kesuksesan El Real yang meraih trofi Liga Champions dan La Liga. Saat itu, dia membukukan 19 gol dan sembilan assist dalam 48 laga.

Selama menjadi bagian Los Blancos, musim 2015-2016 menjadi musim terbaiknya dengan catatan 24 gol dalam ajang La Liga. Ini yang membuatnya memang menjadi pilihan tepat di lini depan Real Madrid, khususnya saat Zinedine Zidane jadi pelatih mereka.